Produksi Film Omelette (Truth without Taste): Dukung Kebebasan Pers melalui Film

*FILM OMELETTE* (Truth without Taste) “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak warga negara.” (Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999 tentang Hak Pers) Bagaimana jika pejuang kemerdekaan pers itu tiba-tiba menghilang ketika mengungkapkan kebenaran? Tidak hanya terjadi satu atau dua kali saja, wartawan hilang selepas liputan itu membuahkan tanda tanya karena marahnya pelaku kejahatan diliput proses hukumnya. Bagaimana dengan keluarganya? Anak kecil -Rani- yang hanya tinggal dengan Ayahnya -wartawan- dan neneknya harus menunggu janji ayahnya untuk memasak omelet kesukaannya. Miris sekali! Lalu, bagaimana kisahnya selanjutnya? Cooming soon! Anda tertarik menjadi bagian dari film ini? Silakan dedikasikan diri Anda dengan berdonasi menghubungi kami di link kolase ini atau ke wa.me/6285888576503

3 HARI LAGI
Boost
Rp0 boosted
Sponsor
0 boosted
base non target

Campaign dinyatakan sukses tanpa harus mencapai 70% dari nilai target. Dengan konsekuensi, campaigner wajib tetap harus mengirimkan reward kepada booster.

Boost & Sponsor

Dalam rangka mendukung kebebasan pers, maka MZK Pictures selaku production house perfilman memproduksi film yang berhubungan dengan wartawan dengan judul Film Omelette (Truth without Taste).

Film ini disutradarai oleh Adam Wirasi Arif yang merupakan pemenang Festival Film Pendek Jerman. Tidak hanya itu beliau juga aktif membuat film dalam kurun waktu tiga tahun ini.

Naskah Film Omelette ini ditulis oleh Martha Zhahira El-Kutuby yang merupakan seorang penulis novel yang sudah menulis sejak tahun 2005. Ide-ide cemerlangnya sering diikutsertakan dalam berbagai event sastra. Juga, beliau punya lembaga pelatihan menulis sendiri.

Sekilas tentang Film Omelette.

*FILM OMELETTE*
(Truth without Taste)

“Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak warga negara.”
(Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999 tentang Hak Pers)

Bagaimana jika pejuang kemerdekaan pers itu tiba-tiba menghilang ketika mengungkapkan kebenaran?

Tidak hanya terjadi satu atau dua kali saja, wartawan hilang selepas liputan itu membuahkan tanda tanya karena marahnya pelaku kejahatan diliput proses hukumnya.

Bagaimana dengan keluarganya?
Anak kecil -Rani- yang hanya tinggal dengan Ayahnya -wartawan- dan neneknya harus menunggu janji ayahnya untuk memasak omelet kesukaannya. Miris sekali!

Lalu, bagaimana kisahnya selanjutnya?

Cooming soon!

Anda tertarik menjadi bagian dari film ini?

Silakan dedikasikan diri Anda dengan berdonasi menghubungi kami di:
wa.me/6285888576503

Add Comments

Hot Kolaborasi

KOLABORASI TERANYAR SAAT INI